Video · 1:07
Kenapa Langit Bisa Hujan dan Ada Petir?
Hujan dan petir bermula dari matahari yang mengubah air menjadi gas hangat, lalu naik ke langit dingin dan membentuk awan badai. Di dalam awan, angin kencang membuat potongan es bertabrakan hingga menghasilkan muatan listrik besar yang dilepaskan sebagai sambaran petir. Bersamaan dengan itu, titik-titik air yang menumpuk menjadi terlalu berat untuk terus melayang dan akhirnya jatuh sebagai hujan.
Tonton di YouTube ↗Fakta penting
- Matahari mengawali proses terjadinya badai dengan mengubah air menjadi gas tak terlihat.
- Benturan potongan es kecil di dalam awan dingin melepaskan elektron dan menumpuk muatan listrik yang sangat besar.
- Petir memanaskan udara di sekitarnya hingga lebih panas dari permukaan Matahari.
- Titik air jatuh sebagai hujan ketika sudah menjadi terlalu berat untuk melayang di langit.
Pertanyaan lainnya
Bagaimana petir bisa muncul di langit?
Petir muncul karena potongan es kecil di dalam awan dingin saling bertabrakan dan menumpuk muatan listrik besar. Saat awan tidak bisa menahannya lagi, kilatan petir terang menyambar di langit.
Dari mana datangnya suara guntur?
Suara guntur berasal dari udara yang meledak setelah dipanaskan oleh petir hingga melebihi panas permukaan Matahari.
Kenapa air di awan bisa jatuh menjadi hujan?
Titik-titik air di dalam awan terus menumpuk hingga menjadi terlalu berat untuk melayang di udara, lalu jatuh ke bumi sebagai hujan yang sejuk.
Isi narasi video
Pernahkah kamu memikirkan dari mana badai berasal? Semua bermula dari matahari. Matahari mengubah air menjadi gas yang tidak terlihat.
Gas hangat ini naik ke langit dingin. Di sana, ia berubah menjadi titik air kecil. Inilah yang kita sebut awan.
Titik air menumpuk semakin tinggi. Mereka menjadi awan badai gelap. Di dalam awan dingin ini, angin bertiup sangat kencang.
Potongan es kecil saling bertabrakan. Seperti menggosok kaus kaki di karpet, setiap benturan melepaskan elektron kecil dan menumpuk muatan listrik yang sangat besar.
Energi listrik semakin kuat. Awan tidak bisa menahannya lagi. Tiba-tiba, kilatan petir terang menyambar di langit yang gelap.
Petir memanaskan udara lebih panas dari permukaan Matahari, lalu meledak menjadi suara guntur. Sementara itu, titik air menjadi terlalu berat untuk melayang dan jatuh sebagai hujan yang sejuk.





